Sineas Cilik Berbakat Indonesia Ikuti Program
“Kid Witness News 2016” dari Panasonic

Jakarta, 17 November 2016 – PT Panasonic Gobel Indonesia hari ini mengumumkan sepuluh (10) besar finalis Panasonic Kid Witness News 2016 terdiri dari 5 finalis kategori Sekolah Dasar dan 5 Finalis Kategori Sekolah Menengah Pertama yang merupakan program pengembangan potensi bakat anak-anak muda di Indonesia. Kesepuluh finalis ini akan mengikuti workshop untuk pembekalan mendalam untuk penulisan naskah dialog, proses perekaman gambar (shooting), editing, music scoring dan soundtracking, guna memproduksi naskah para finalis dalam format film pendek selama tiga hari

Ke-10 finalis dari 2 kategori tersebut merupakan hasil seleksi yang dilakukan oleh dewan juri dan penilaian diambil berdasarkan aspek originalitas, efektifitas pesan, relevansi pesan dan tema, konsep penggunaan bahasa hingga proses produksi. Dewan juri yang menilai terdiri dari Anggy Umbara, Video Director, Annisa Hara selaku perwakilan dari London School of Public Relations, Viya Arsawireja Corporate Communication Manager Panasonic Gobel Indonesia, Agung Ariefiandi serta Alessandra Usman selaku perwakilan dari Panasonic Gobel Indonesia.

“Kami tidak menyangka animo dari para calon-calon sineas muda berbakat Indonesia sangat tinggi untuk kompetisi ini. Sekitar 260 naskah dari 31 Sekolah Dasar and 40 Sekolah Menengah Pertama. PT Panasonic Gobel Indonesia berharap dapat terus mengembangkan potensi anak-anak bangsa dan mengajak untuk berani berkreasi dan menyampaikan ide-ide cemerlang melalui Kid Witness News 2016 ini” Ujar Viya Arsawireja, Corporate Communication Manager Panasonic Gobel Indonesia.

Untuk mengasah keterampilan pembuatan film pendek, kesepuluh (10) finalis KWN 2015 tersebut akan diundang ke Jakarta untuk menjalani masa karantina Workshop KWN 2016 selama tiga hari yakni pada bulan Desember 2016 mendatang, di bawah bimbingan Anggy Umbara, Video Director Indonesia dan dibantu oleh LSPR. Para mentor akan memberikan pembekalan mendalam terkait dengan penulisan naska dialog, proses perekaman gambar (shooting), editing, music scoring dan soundtracking. Sehingga nantinya akan meningkatkan kompetensi para calon sineas cilik untuk menghasilkan naskah-naskah film pendek yang lebih baik.

Annisa Hara, perwakilan dari LSPR (London School of Public Relations) menambahkan “Hasil dari sinopsis yang telah dikumpulkan, banyak menampilkan bakat-bakat pontensi muda. Kami bangga dapat berkontribusi dalam kegiatan ini. Hal ini sesuai dengan visi kami dalam mengasah potensi dan kreativitas anak muda khususnya dibidang perfilman.”

Selain menjadi ajang kreativitas, program KWN 2016 ini diharapkan juga dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan potensi anak muda Indonesia di tingkat internasional. Setelah mendapatkan pelatihan intensif, para sepuluh (10) finalis akan disaring kembali menjadi pemenang nasional terbaik disetiap kategorinya (Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama) akan dilaksanakan pada bulan Februari 2017, dimana hasil karya dari pemenang pertama akan diikutsertakan dalam kompetisi KWN tingkat global.

Program ini memiliki fase-fase yang diawali dengan sosialisasi, dilanjutkan dengan seleksi 10 besar yang akan dipilih untuk berkesempatan mendapatkan pelatihan pembuatan naskah dan film dari akademisi serta praktisi profesional perfilman Indonesia.

”Karya terbaik dari pemenang KWN 2016 akan menjadi representasi dari kreativitas anak bangsa di tingkat internasional. Sudah saatnya generasi muda bersuara dan menyalurkan potensi mereka melalui berbagai wadah yang ada, termasuk naskah pendek yang nantinya akan dikemas melalui video yang kreatif,” tutup Viya

10 Finalist KWN 2016 :

Kategori Sekolah Dasar (SD)

  1. SDI Al Azhar Bintaro
    Bahasa Sunyi
  2. SD Kupu-Kupu, Jakarta
    Modern vs Tradisional
  3. SD Salman Al Farisi, Bandung
    With Love, Beat your limit
  4. SD Menteng 01 Pagi, Jakarta
    4G LTE (Go Green Generation, Love The Earth!)
  5. SD Plus Marhas,Bandung
    Sang Penyelamat Bumi

Kategori Sekolah Menengah Pertama (SMP)

  1. SMP Regina Pacis Bogor
    Love Letters
  2. SMPN 1 Muntilan
    Kuda Besi dari Lereng Merapi
  3. SMPN 1 Depok
    Aku Ilmuwan Sepatu Roda
  4. SMP Labschool Kebayoran, Jakarta
    Esok Hari (Tomorrow)
  5. SMP Budi Mulia, Bogor
    Aku Bumi











Didukung Oleh :


Bottom